Sablon : Pengertian, Alat, Cara Kerja, Jenis, Kelebihan

Dalam dunia fashion, terutama pemilik bisnis distro, sablon adalah hal yang sangat penting untuk diketahui. Apakah Anda belum tahu apa itu pengertian sablon? Apa saja alat-alat yang digunakan, cara mengaplikasikannya dan jenis-jenis sablon yang ada?

Bergelut di dunia fashion anak muda Sumatera Barat, setidaknya Anda harus memahami apa yang dimaksud dengan sablon dan berbagai hal yang berkaitan dengan sablon. Di bawah ini beberapa penjelasan mengenai sablon untuk menambah informasi baru untuk Anda.

Pengertian Sablon

Sablon adalah metode untuk mencetak grafik pada kaos menggunakan tinta tebal. Dengan sablon, maka Anda hanya mencetak desain di atas kaos daripada merendamnya ke dalam kaos.

Sablon adalah apa yang kebanyakan perusahaan gunakan untuk memproduksi sejumlah besar kaos custom. Ya, pengertian sablon baju adalah sebuah metode di mana tinta diterapkan langsung ke permukaan yang akan dicetak yakni baju.

Gambar yang akan dicetak ditransfer secara fotografis ke kain yang sangat halus (layar) sehingga area non-cetak terhalang dan kain berfungsi sebagai stensil. Tinta diseka di layar untuk melewati pori-pori yang tidak terblokir dan mencapai media.

Pengertian sablon menurut para ahli yang didasarkan pada sejarah adalah berasal dari kata sjabloon dari bahasa Belanda. Arti kata tersebut adalah template yang kemudian kata sjabloon diserap menjadi sablon, mencetak dengan template yang sudah disiapkan.

Dari pengertian sablon sebagaimana dijelaskan di atas, tentu Anda sudah paham bukan bahwa kehadiran benda satu ini sangat penting untuk perkembangan bisnis fashion Anda di kemudian harinya?

Alat-Alat Sablon

Bagi Anda yang memiliki bisnis kaos sablon di Padang, tentunya  Anda harus menyiapkan alat-alat yang digunakan untuk menyablon kaos. Apa sajakah alat-alat di sablon yang harus Anda persiapkan dan dimiliki?

  1. Screen atau monyl
  2. Frame monyl untuk menahan monyl
  3. Tinta sablon atau pewarna untuk diterapkan melalui monyl
  4. Pelapis tinta sablon
  5. Engsel catok untuk menahan monyl agar tidak mudah bergerak
  6. Remover pasta untuk menghapus cetakan yang salah
  7. Meja untuk mengaplikasikan sablon ke kaos pastikan meja cukup besar agar sesuai dengan farme monyl dan apa yang Anda cetak
  8. Rak untuk menjemur kaos yang sudah disablon

Adapun alat tambahannya adalah bingkai dan layar lain untuk setiap warna tambahan jika Anda ingin melakukan banyak warna.

Cara Kerja Teknik Sablon

Setelah Anda memiliki berbagai alat untuk penyablonan, bagaimanakah cara kerja atau teknik sablon untuk diaplikasikan ke kaos?

Buatlah Master Cetak

Langkah pertama yang perlu dilakukan ketika hendak menyablon kaos adalah Anda harus membuat master cetaknya terlebih dahulu. Buatlah master desain dengan menggunakan screen sablon yang telah tersedia.

Aduk Screen dengan Hati-hati

Setelah itu Anda perlu mengafdruk screen sablon Anda dengan hati-hati. Afdruk sendiri adalah proses memindahkan desain yang sudah Anda buat dari master ke dalam screen dengan pencahayaan.

Sablon Tinta ke Kaos

Apabila screen sudah selesai diafdruk maka Anda bisa menyablonkan tinta yang sudah Anda siapkan ke atas kaos melalui lubang-lubang kecil kain screen yang tidak terafdruk untuk bisa membentuk gambar yang Anda inginkan.

Keringkan Kaos yang Sudah Disablon

Setelah Anda selesai menyablon kaos dengan screen dan hasil cetakannya sudah sempurna, maka langkah selanjutnya adalah Anda perlu mengeringkan tinta yang tertuang di atas kaos. Keringkan di bawah panas matahari, ya!

Namun cara-cara di atas adalah teknik yang paling sederhana untuk kaos sablon yang simple. Untuk kaos dengan tampilan sablon yang menarik, teknik yang digunakan umumnya jauh lebih rumit dan juga sulit.

Cara seperti ini bisa digunakan untuk Sablon Kaos Satuan untuk hasil yang maksimal.

Jenis-Jenis Sablon

Ada dua jenis sablon yang pada umumnya digunakan oleh kebanyakan pengusaha kaos di antaranya adalah manual dan DTG. Baik manual maupun DTG juga memiliki berbagai jenis sablonnya masing-masing. Untuk lebih memahami apa sajakah jenis sablon yang ada, berikut adalah ulasannya :

Manual

Sablon manual adalah jenis penyablonan yang masih menggunakan banyak peralatan untuk mendukung cetakan sempurna diaplikasikan ke atas kaos atau kain. Ada berbagai macam sablon manual yang umumnya masih sering digunakan di berbagai industri fashion, di antaranya adalah :

Plastisol

Plastisol adalah jenis sablon manual yang sangat populer. Jenis sablon manual ini menghasilkan tinta yang lebih tebal dan lebih kasar dan tinta berada di atas kaos. Tinta ini dapat dicetak pada pakaian atau kain apa saja dan paling cocok digunakan untuk kaos berwarna netral.

Rubber

Sablon rubber adalah istilah lain untuk teknik penyablonan menggunakan tinta plastisol. Sebagian besar sablon menyebutnya cetak rubber atau karet karena lapisan tebal yang dihasilkan terasa seperti karet.

Sablon rubber adalah proses penyablonan yang bisa dikatakan hemat biaya jika Anda ingin mencetak kaos sablon dalam jumlah besar.

Discharge

Sablon manual jenis discharge ini adalah proses penyablonan di mana teknik dan peralatan yang sama digunakan dengan tinta normal namun teknik ini bisa menghilangkan pewarna dan menempatkan warna lain di atas kaos.

Sablon discharge menghasilkan cetakan yang sangat lembut dan dapat digunakan sebagai underbase untuk warna lain dan diletakkan di atas atau dengan menambahkan pigmen.

Digital

Adapun kebalikan dari jenis sablon manual adalah digital. Sablon digital sudah dilengkapi dengan mesin berteknologi tinggi yang mudah menghasilkan cetakan grafis ke atas kaos atau kain. Ada beberapa jenis sablon digital di antaranya adalah :

DTG

DTG merupakan singkatan dari Direct to Garment yang mana jenis sablon ini hampir berfungsi seperti printer inkjet di kantor atau rumah Anda. mesin DTG menerjemahkan gambar digital atau file grafik ke kaos atau kain.

Metode DTG menghasilkan sablon berkualitas tinggi, tetapi tinta tidak begitu meresap ke dalam kain seperti dengan metode lain.

Polyflex

Teknik sablon polyflex bisa dikatakan masih relatif baru dan belum cukup dikenal luas. Media cetak yang digunakan untuk teknik ini adalah polyflex. Desain dan bahan akan ditekan ke mesin dalam baju sehingga hasil desain bisa bergerak.

Separasi

Separasi adalah pemisahan warna atau proses mengubah gambar, seperti foto, menjadi satu set warna yang dapat dicetak. Pemisahan warna untuk sablon dapat dilakukan menggunakan Photoshop yang mana gambar dikonversi dari RGB ke warna spot untuk sablon.

Photopia

Sablon photopia menghasilkan tampilan kaos yang sangat kekinian karena warna sablon bisa berubah tergantung pada kondisi cahaya. Kaos dengan sablon photopia dijual sangat mahal hingga 600 ribuan kaos per pcsnya.

Kelebihan Sablon

Menghasilkan Cetakan yang Konsisten

Hasil desain yang didapatkan dengan teknik penyablonan jauh lebih konsisten apabila dibandingkan dengan melukis grafis atau ilustrasi itu sendiri. Terlebih teknik sablon juga jauh lebih cepat.

Jauh Lebih Murah

Selain lebih cepat dan konsisten, menggunakan teknik penyablonan juga sangat murah dan tentu akan menghemat anggaran biaya Anda.

Menghasilkan Produk yang Memuaskan

Teknik sablon memberikan Anda hasil produk yang memuaskan dan tentunya akan jauh menarik jika dipasarkan di dunia fashion.

Itu dia pembahasan lengkap kita seputar sablon, mulai dari pengertian, alat-alat dalam sablon, cara kerja teknik sablon, jenis-jenis sablon (DTG, Manual). Semoga Bermanfaat~