Jenis Sablon Kaos Terbaik

Jenis Sablon – Apakah Anda ingin membangun bisnis sebuah distro? Jika iya, maka sangat penting untuk mengetahui jenis–jenis sablon kaos yang Anda inginkan sebelum mencetaknya. Beberapa hal yang harus Anda pertimbangkan adalah kualitas cetak, biaya, dan jumlah kaos yang akan Anda cetak.

Cobalah untuk mengetahui berbagai metode pencetakan dan lihat mana yang paling baik. Beberapa mungkin gagal, tetapi apakah arti kesuksesan tanpa kegagalan? Jadi, untuk Anda yang belum mengetahui jenis-jenis sablon, berikut adalah informasi yang perlu Anda ketahui.

Jenis-Jenis Sablon Kaos

Penasaran apa jenis sablon dan kualitasnya? Di bawah ini ada 19 jenis sablon yang umumnya digunakan :

  1. Rubber atau Karet

Rubber atau karet adalah jenis sablon yang banyak digunakan. Rubber memiliki keunggulan pada lekatan yang sangat baik pada pakaian terutama dengan bahan kaos. Sablon rubber juga murah dibanding yang lain. Sayangnya, sablon jenis ini menimbulkan kerak di kaos apabila sablon luntur.

  1. Plastisol

Plastisol juga jenis sablon yang cocok untuk usaha bisnis kaos Padang. Kelebihan jenis plastisol adalah terdapat berbagai macam pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan warna dasar kaos. Sayangnya, sablon plastisol mudah mengelupas, apalagi jika kaos terkena panas.

  1. Flocking

Sesuai namanya, sablon jenis ini menghasilkan bulu-bulu halus pada kaos. Sablon jenis ini memiliki kelebihan yang mana hasil sablonnya seperti kain beludru. Sementara kekurangan dari jenis sablon flocking adalah harganya yang tidak murah.

  1. Pigmen

Pigmen adalah salah satu dari jenis-jenis sablon terbaik karena kelebihannya yakni tinta yang mudah menyerap pada bahan kaos dan sablon ini bagus diterapkan pada kaos-kaos yang warnanya cerah. Kekurangan dari sablon pigmen adalah tidak cocok diterapkan pada kain yang warnanya gelap.

  1. DTG

DTG atau Direct To Garment adalah metode penyablonan yang menggunakan mesin berteknologi canggih. Kelebihan DTG adalah kaos akan lebih cepat dicetak dan ada banyak sekali warna yang tersedia. Sayangnya, DTG  tidak disarankan untuk produksi kaos dalam jumlah banyak.

  1. Polyflex

Polyflex adalah jenis sablon yang memiliki kelebihan dalam menciptakan warna yang sangat tajam dan padat. Sablon ini juga sering digunakan untuk jersey. Kekurangan  dari polyflex adalah proses cetaknya masih manual dan mesinnya juga mahal.

  1. Glow In The Dark

Glow in the dark adalah sablon yang membuat kaos nampak menyala jika digunakan di dalam kegelapan. Keunggulan sablon ini tentunya adalah menghasilkan sebuah kaos yang keren. Sayangnya, sablon jenis ini sangat rumit diaplikasikan karena bahan yang dibutuhkan beragam.

  1. Super White

Namanya juga Super White, tentu saja sablon jenis ini bagus diterapkan pada kaos-kaos dengan warna putih dan terang lainnya. Kelebihan sablon ini adalah mampu menyerap hingga ke serat-serat kain.  Adapun kekurangan sablon ini adalah tidak bisa diaplikasikan ke kaos dengan warna gelap.

  1. Discharge

Discharge adalah  teknik sablon kain yang bisa dikatakan cukup rumit namun menghasilkan tampilan kaos yang futuristik. Meskipun tekniknya bisa dibilang rumit, namun keunggulan kaos ini adalah hasil warnanya yang tajam dan menghasilkan sablon layaknya motif yang benar-benar asli dari kain.

  1. Foam

Foam adalah teknik yang menimbulkan sablon layaknya busa. Contohnya banyak sekali kaos distro dengan kaos berkonsep sablon foam karena keunggulannya yang elastis dan memberi tampilan kaos jadi lebih menarik. Sayangnya teknik sablon foam ini sangat rumit untuk diaplikasikan.

  1. Gliter

Sesuai namanya, jenis sablon bisa menghasilkan gliter atau kelap-kelip di kaos atau pakaian. Gliter memiliki keunggulan menghasilkan kaos dengan kesan yang mewah dan eksklusif. sementara kekurangannya adalah partikel dalam gliter mudah rontok.

  1. Foil

Foil adalah teknik penyablonan dengan desain yang terbuat dari bahan kertas logam yang  hampir sama teksturnya seperti alumunium foil. Keunggulan teknik sablon ini adalah menghasilkan warna yang sangat elegan sehingga terlihat eksklusif. Sayangnya, teknik sablon satu ini sulit diaplikasikan.

  1. Aspal

Meski namanya Aspal, bahan utama teknik penyablonan ini bukan dari aspal, ya! Dinamakan aspal karena sablon yang menggunakan cat plastisol ini menghasilkan sebuah sablon dengan tekstur yang cukup unik seperti aspal. Kekurangan dari sablon ini adalah butuh kesabaran dalam menerapkannya.

  1. High Density

High Density adalah sebuah teknik penyablonan yang menghasilkan kepadatan tinggi sehingga sablon pada kaos memiliki efek timbul. Kelebihan dari teknik High Density adalah sablonnya yang tahan lama sementara kekurangannya adalah harga mesinnya yang cukup mahal.

  1. Caviar

Caviar adalah salah satu dari jenis-jenis sablon kaos yang bisa memberikan efek timbul seperti telur ikan pada kaos yang dihasilkan.

Kelebihan kaos dengan jenis sablon ini adalah bisa menghasilkan kaos yang sangat elegan. Sementara kekurangannya adalah harga mesinnya yang cukup menguras kantong.

  1. Reflektif

Reflektif adalah salah satu dari jenis–jenis sablon kaos yang bisa menghasilkan  efek bercahaya pada kaos.

Ya, reflektif memiliki keunggulan menghasilkan kaos yang berkilau dan sablonnya cukup tahan lama. Sayangnya, untuk menggunakan sablon reflektif, pastikan desain kaos Anda juga nampak bagus dan elegan.

  1. Plasticharge

Plasticharge adalah teknik penyablonan yang mengkombinasikan dua metode yakni plastisol dan juga discharge. Teknik ini menghasilkan kaos serta gambar yang sangat tajam dan eye catching. Sayangnya, diperlukan kecermatan tingkat tinggi untuk bisa mengaplikasikan teknik plasticharge.

  1. Photopia

Photopia adalah teknik penyablonan yang mana hasil sablonnya bisa berwarna seperti bunglon. Ya, kelebihan dari jenis sablon jenis ini adalah warna sablonnya bisa berubah-ubah sesuai dengan keadaan cahayanya. Nah, yang menjadi kekurangan dari jenis sablon ini adalah prosesnya rumit

  1. Thermoflex

Thermoflex adalah salah satu jenis sablon yang bagus untuk diterapkan karena menghasilkan desain dengan warna yang tajam.

Teknik sablon ini bagus untuk diaplikasikan pada kaos dengan gambar yang banyak warnanya.  Sayangnya, kekurangan thermoflex membutuhkan material yang cukup rumit dan harganya sangatlah mahal.

Menentukan Jenis Sablon Sesuai Kebutuhan

Apakah Anda memiliki usaha kaos sabon di Sumatera Barat dan bingung memilih jenis sablon mana yang cocok untuk usaha Anda? Berikut adalah tipsnya untuk Anda :

  1. Pertama dan terpenting, Anda harus mengidentifikasi apa yang Anda butuhkan. Tidak semua mesin cocok untuk semua jenis kaos dan kain sehingga penting bagi Anda mengetahui kebutuhan bisnis Anda sebelum menentukan mesin sablon mana yang ingin dibeli
  2. Ketahui seberapa bagus kualitas tinta yang akan Anda beli untuk jenis sablon Anda. Cara termudah adalah dengan mendapatkan sampel. Sampel sangat penting untuk menentukan apakah Anda akan puas dengan kualitas tintanya atau tidak. Tidak perlu membeli tinta dengan harga mahal jika tidak termasuk dalam list kebutuhan Anda.
  3. Belilah jenis sablon yang memang sesuai dengan target pasar Anda kemudian bagi sesuai segmentasi. Apabila target pasar Anda adalah anak muda, jenis sablon Rubber atau Plastisol saja sudah cukup.

Apabila target pasar Anda bertambah menjadi anak kecil dan ibu-ibu sosialita, jenis sablon seperti Reflektif, Caviar dan Gliter bisa Anda pertimbangkan.